Changan – kembali menunjukkan keseriusannya dalam menggarap pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Sepanjang tahun 2026, perusahaan ini berencana menghadirkan tiga model kendaraan elektrifikasi terbaru sebagai bagian dari strategi ekspansi dan penguatan posisi di segmen mobil masa depan.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persaingan kendaraan listrik di Tanah Air semakin kompetitif, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap mobil yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Strategi Ekspansi: Tambahan Model untuk Lengkapi Portofolio

Chief Operating Officer Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengungkapkan bahwa peluncuran tiga model baru ini bertujuan melengkapi lini produk yang sudah lebih dulu hadir di pasar.

Saat ini, Changan telah memasarkan dua model elektrifikasi, yakni Changan Lumin dan Deepal S07. Dengan tambahan model baru, perusahaan menargetkan variasi produk yang lebih luas hingga mencapai beberapa varian berbeda untuk menjangkau berbagai segmen konsumen.

Strategi ini di nilai penting untuk memperkuat daya saing, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia yang tengah mempertimbangkan peralihan ke kendaraan listrik.

Deepal S05 Jadi Model Pembuka, Usung Teknologi REEV

Salah satu model yang di pastikan meluncur lebih awal adalah Deepal S05. Kendaraan ini hadir dengan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV), yang menjadi solusi inovatif di tengah keterbatasan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, menjelaskan bahwa teknologi REEV menggabungkan keunggulan kendaraan listrik dengan fleksibilitas mesin konvensional.

Pada sistem ini, kendaraan tetap di gerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Namun di lengkapi mesin bensin berkapasitas kecil yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Mesin tersebut tidak terhubung langsung dengan roda, sehingga pengalaman berkendara tetap menyerupai mobil listrik murni.

Pendekatan ini di anggap sebagai solusi transisi bagi konsumen yang masih memiliki kekhawatiran terhadap jarak tempuh dan ketersediaan stasiun pengisian daya.

Changan

Changan Deepal S07 REEV

Desain Futuristik dan Dimensi Kompetitif di Segmen SUV

Dari sisi tampilan, Deepal S05 mengusung desain modern dengan sentuhan futuristik. Bahasa desainnya terinspirasi dari elemen aerodinamis yang menyerupai sayap pesawat luar angkasa, menciptakan kesan dinamis sekaligus canggih.

Secara ukuran, SUV ini memiliki panjang sekitar 4.680 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.600 mm. Dimensi tersebut menempatkannya dalam kategori SUV menengah, segmen yang saat ini memiliki permintaan cukup tinggi di pasar otomotif Indonesia.

Dengan proporsi tersebut, Deepal S05 di harapkan mampu bersaing dengan berbagai model lain yang telah lebih dulu hadir di kelas yang sama.

Elektrifikasi Jadi Fokus Utama Peluncuran Model Baru

Selain Deepal S05, Changan juga menyiapkan dua model tambahan yang akan di perkenalkan dalam waktu dekat. Meski spesifikasinya belum di ungkap secara rinci, perusahaan memastikan bahwa seluruh kendaraan tersebut akan mengusung teknologi elektrifikasi.

Hal ini menegaskan komitmen Changan dalam mendukung transisi menuju mobilitas rendah emisi di Indonesia. Tidak hanya fokus pada kendaraan listrik murni, perusahaan juga mengadopsi pendekatan bertahap melalui teknologi hybrid dan REEV.

Menjawab Keraguan Konsumen Menuju Era Kendaraan Listrik

Strategi yang di terapkan Changan di nilai cukup relevan dengan kondisi pasar Indonesia saat ini. Masih banyak konsumen yang ragu beralih ke kendaraan listrik sepenuhnya, terutama karena faktor infrastruktur dan kekhawatiran terkait jarak tempuh.

Dengan menghadirkan teknologi kombinasi antara listrik dan mesin bensin, Changan berupaya memberikan solusi praktis sekaligus edukasi pasar. Pendekatan ini di harapkan dapat menjadi jembatan menuju adopsi kendaraan listrik murni di masa depan.

Secara keseluruhan, ekspansi produk yang dilakukan Changan menunjukkan arah industri otomotif yang semakin fokus pada elektrifikasi. Kehadiran model-model baru ini tidak hanya memperkaya pilihan konsumen. Tetapi juga mempercepat transformasi menuju ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.