Food Prep 101: 4 Trik Simpan Makanan

Food Prep 101: 4 Trik Simpan Makanan

Food Prep 101: 4 Trik Simpan Makanan Yang Wajib Kalian Ketahui Agar Ketahanannya Bisa Lebih Bertahan Dari Biasanya. Halo, Sobat Dapur Hebat! Apa kabar hari ini? Semoga dapur anda selalu di penuhi aroma masakan lezat. Dan dengan hati yang bahagia saat menyiapkan hidangan untuk keluarga tercinta. Pernahkah anda merasa kesal saat mendapati sayuran hijau yang baru di beli ternyata sudah layu. Atau buah-buahan favorit mulai membusuk sebelum sempat di nikmati? Tenang, anda tidak sendirian. Dalam dunia kuliner modern, menguasai teknik Food Prep 101. Ia adalah kunci utama untuk menjaga kualitas bahan makanan sekaligus menghemat anggaran belanja. Melalui 4 trik cerdas menyimpan makanan ini, kita akan mengubah cara kerja kulkas anda. Mari kita bedah rahasia di balik kulkas yang rapi dan stok makanan yang awet berminggu-minggu. Karena efisiensi di dapur di mulai dari cara kita menyimpan bahan dengan benar!

Mengenai ulasna tentang Food Prep 101: 4 trik simpan makanan telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.

Cara Simpan Cabai Dan Bawang

Keduanya merupakan bahan dapur yang sering di gunakan. Akan tetapi jika di simpan sembarangan, keduanya mudah mengalami kerusakan seperti layu, berjamur, atau busuk. Dan menyimpan cabai dan bawang dengan benar di kulkas menjadi kunci agar kesegarannya tetap terjaga lebih lama. Cabai segar, misalnya, cenderung kehilangan kandungan airnya jika di biarkan begitu saja. Sehingga teksturnya menjadi lembek dan rasa pedasnya berkurang. Untuk itu, cabai sebaiknya di cuci bersih lalu di keringkan dengan kain atau tisu sebelum di simpan. Menggunakan wadah plastik yang memiliki ventilasi atau kantong plastik berlubang membantu sirkulasi udara tetap lancar. Maka cabai bisa tetap segar hingga satu hingga dua minggu. Jika ingin di simpan lebih lama, cabai bisa di bekukan. Walaupun teksturnya akan berubah. Sehingga lebih cocok di gunakan untuk masakan daripada di konsumsi mentah.

Food Prep 101: 4 Trik Simpan Makanan Agar Tahan Berminggu-Minggu

Kemudian juga masih membahas Food Prep 101: 4 Trik Simpan Makanan Agar Tahan Berminggu-Minggu. Dan cara lainnya adalah:

Gunakan Lemon Untuk Menjaga Kesegaran Buah

Hal ini merupakan hal penting bagi setiap rumah tangga, terutama bagi buah-buahan yang mudah matang, berair, dan rentan terhadap oksidasi. Tentunya seperti apel, pir, stroberi, anggur, atau melon. Salah satu cara alami dan efektif untuk memperlambat proses kerusakan buah adalah dengan menggunakan lemon. Lemon kaya akan asam sitrat dan vitamin C. Karena yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Kandungan ini mampu menunda proses oksidasi yang menyebabkan buah berubah warna, kehilangan tekstur, atau menjadi lembek. Dengan demikian, buah yang di simpan tetap terlihat segar dan menarik untuk di konsumsi. Cara penggunaannya cukup sederhana namun efektif. Untuk buah yang sudah di kupas atau di potong. Maka sebaiknya teteskan perasan lemon secara merata di permukaannya. Cairan lemon membentuk lapisan tipis yang melindungi daging buah dari paparan udara.

Sehingga memperlambat proses pembusukan. Misalnya, potongan apel atau pir yang di beri sedikit perasan lemon akan tetap renyah. Dan juga yang tidak berubah kecokelatan dalam beberapa hari di kulkas. Stroberi dan buah beri lainnya yang cepat layu juga dapat lebih tahan lama ketika di simpan dengan perlindungan lemon. Karena lapisan asam membantu menekan pertumbuhan jamur yang biasa muncul pada permukaan buah. Selain penggunaan lemon, kondisi kulkas juga memegang peranan penting dalam menjaga kesegaran buah. Menyimpan buah dalam wadah tertutup atau kantong plastik berlubang membantu menjaga sirkulasi udara. Serta yang sekaligus mempertahankan kelembapan yang di butuhkan. Laci sayur pada kulkas dengan suhu ideal sekitar 1–5°C. Kemudian yang menjadi tempat yang cocok untuk sebagian besar buah. Suhu yang tepat tidak hanya memperlambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab busuk. Akan tetapi juga menjaga tekstur buah tetap renyah dan cita rasanya tetap terjaga.

Simpan Bahan Makanan? Lakukan 4 Hal Ini!

Selain itu, masih membahas Simpan Bahan Makanan? Lakukan 4 Hal Ini!. Dan cara lainnya adalah:

Alpukat Mentah Sebaiknya Di Simpan Di Suhu Ruang

Ia merupakan buah yang populer karena teksturnya lembut, rasanya creamy. Dan juga kaya akan nutrisi seperti lemak sehat, vitamin, dan mineral. Namun, alpukat memiliki karakteristik unik: proses pematangannya berlangsung setelah di panen. Alpukat mentah yang langsung di masukkan ke dalam kulkas justru bisa mengalami pengerasan daging buah. Dan berhenti atau melambat secara drastis dalam proses pematangan. Akibatnya, alpukat menjadi sulit matang, teksturnya tidak creamy, dan rasanya kurang optimal. Oleh karena itu, alpukat mentah sebaiknya di simpan pada suhu ruang. Terlebih yang jauh dari paparan sinar matahari langsung. Menyimpannya di tempat yang sejuk dan berventilasi cukup memungkinkan proses pematangan berlangsung alami. Alpukat biasanya matang dalam beberapa hari hingga satu minggu. Namun tergantung varietas dan tingkat kematangannya saat di beli. Dengan di simpan di suhu ruang, alpukat akan matang secara merata.

Kemudian juga daging buah tetap lembut, dan rasanya lebih manis serta kaya. Setelah alpukat matang, baru tahap penyimpanan di kulkas menjadi penting. Menyimpan alpukat matang di suhu dingin membantu memperlambat proses pembusukan. Dan menjaga tekstur creamy lebih lama. Biasanya, matang dapat bertahan 2–3 hari di kulkas jika di simpan utuh, atau 1–2 hari jika sudah di potong. Untuk alpukat yang sudah di belah, di sarankan menambahkan sedikit perasan lemon atau jeruk nipis pada permukaannya. Lalu menutup rapat dengan plastik wrap atau wadah kedap udara agar warna tidak berubah kecokelatan akibat oksidasi. Selain itu, menempatkan alpukat matang di laci sayur kulkas akan menjaga kelembapan dan suhu tetap stabil. Sehingga proses pembusukan bisa lebih lambat. Hindari menaruh alpukat matang berdekatan dengan buah-buahan penghasil gas etilen tinggi, seperti pisang dan apel. Karena gas etilen dapat mempercepat pematangan berlebih.

Simpan Bahan Makanan? Lakukan 4 Hal Ini Untuk Tak Mudah Busuk!

Selanjutnya juga masih membahas Simpan Bahan Makanan? Lakukan 4 Hal Ini Untuk Tak Mudah Busuk!. Dan cara lainnya adalah:

Jangan Mencuci Buah Dan Sayur Sebelum Di Simpan

Hal ini mungkin terlihat sederhana, tetapi ada kesalahan umum yang sering dilakukan. Tentunya yaitu langsung mencuci bahan makanan sebelum di simpan. Padahal, mencuci buah dan sayur sebelum masuk kulkas justru dapat mempercepat pembusukan. Air yang tersisa pada permukaan buah atau sayur akan meningkatkan kelembapan. Sehingga menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya. Akibatnya, sayur cepat layu, buah berubah warna. Dan juga dengan kualitasnya menurun lebih cepat dari seharusnya. Oleh karena itu, buah dan sayur sebaiknya di simpan dalam kondisi kering. Buah dan sayur yang baru di panen atau di beli dari pasar dapat di bersihkan.

Tentunya dari kotoran kasarnya dengan lap kering atau kuas lembut. Akan tetapi jangan di cuci sampai saat akan di konsumsi. Metode ini menjaga lapisan alami atau kulit pelindung yang melindungi buah dan sayur dari mikroba. Misalnya, apel atau pir memiliki lapisan lilin alami yang berfungsi menahan air dan oksigen. Terlebih mencucinya terlalu dini akan merusak lapisan ini dan membuat buah lebih cepat rusak. Selain itu, penyimpanan di wadah atau kantong yang sesuai juga menjadi faktor penting. Sayur dan buah sebaiknya di simpan di wadah plastik berlubang atau kantong kertas khusus sayur untuk menjaga sirkulasi udara. Sehingga kelembapan tidak terperangkap berlebihan. Laci sayur pada kulkas biasanya memiliki kelembapan lebih tinggi. Maka ideal untuk sayur yang segar, tetapi tetap harus terhindar dari tetesan air langsung agar kualitasnya terjaga.

Jadi itu dia 4 trik simpan makanan dengan metode Food Prep 101.