Swiss Open 2026 – Turnamen Swiss Open 2026 memberikan hasil beragam bagi wakil Indonesia yang tampil di babak semifinal. Dari beberapa sektor yang di pertandingkan, Putri Kusuma Wardani berhasil memastikan tempat di final, sementara pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus mengakhiri langkah mereka di empat besar.
Pertandingan semifinal di gelar di St. Jakobshalle, Basel, dengan persaingan ketat dari para pemain unggulan dunia.
Amri/Nita Harus Mengakui Keunggulan Wakil China
Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah gagal melanjutkan perjalanan ke partai puncak setelah kalah dari pasangan China Cheng Xing/Zhang Chi.
Dalam pertandingan tersebut, Amri dan Nita sempat menunjukkan performa yang menjanjikan dengan merebut gim pertama 21-14. Permainan agresif dan penguasaan lapangan membuat mereka mampu menekan lawan pada awal laga.
Namun situasi berubah pada dua gim berikutnya. Cheng Xing dan Zhang Chi berhasil meningkatkan intensitas permainan sehingga mampu membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan skor 21-15 dan 21-13.
Amri menilai pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi mereka. Ia mengakui bahwa pasangan Indonesia masih sering kehilangan momentum ketika sudah berada dalam posisi unggul.
Menurutnya, hal ini perlu segera di bahas bersama tim pelatih agar ke depan mereka dapat mengantisipasi situasi serupa saat menghadapi tekanan di pertandingan penting.
Sementara itu, Nita menjelaskan bahwa lawan tampil dengan pendekatan permainan yang berbeda di bandingkan pertemuan sebelumnya. Jika biasanya mengikuti ritme permainan mereka, kali ini pasangan China justru mengontrol jalannya pertandingan.
Permainan bola pendek yang terus dilakukan Zhang Chi membuat tekanan semakin besar di area depan lapangan. Kondisi tersebut membuat pasangan Indonesia kesulitan mempertahankan pola permainan mereka hingga akhir pertandingan.
Walaupun langkah mereka terhenti di semifinal, Amri dan Nita tetap melihat hasil dua turnamen terakhir sebagai pengalaman berharga.
Mereka merasa performa yang di tunjukkan cukup positif, meskipun masih belum mencapai target yang di inginkan yaitu tampil di final atau meraih gelar juara.

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di kalahkan Cheng Xing/Zhang Chi dari China 21-14, 15-21, dan 13-21 pada semifinal Swiss Open 2026 di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (15/3) dini hari.
Putri Kusuma Wardani Amankan Tiket Final
Kabar menggembirakan datang dari sektor tunggal putri. Putri Kusuma Wardani berhasil melangkah ke partai final setelah mengalahkan pebulutangkis Jepang Nozomi Okuhara.
Dalam pertandingan semifinal, Putri tampil percaya diri dan mampu mengendalikan permainan sejak awal. Ia berhasil menutup laga dalam dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-13.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Putri karena merupakan final pertamanya pada tahun 2026. Ia menyatakan akan tetap fokus menjaga konsistensi permainan untuk menghadapi laga penentuan.
Putri juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa turnamen sebelumnya ia sering terhenti di babak perempat final. Oleh karena itu, keberhasilan mencapai final Swiss Open menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan kemampuan terbaiknya.
Pada partai final, Putri di jadwalkan bertemu dengan wakil Thailand Supanida Katethong. Supanida berhasil melangkah ke final setelah mengalahkan pemain Chinese Taipei Lin Hsiang Ti melalui pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat.
Pertemuan antara Putri dan Supanida di prediksi akan menjadi laga menarik mengingat keduanya menunjukkan performa stabil sepanjang turnamen.
Rekap Hasil Wakil Indonesia di Semifinal Swiss Open 2026
Berikut hasil pertandingan wakil Indonesia pada babak semifinal:
-
Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani mengalahkan Nozomi Okuhara 21-16, 21-13
-
Ganda Campuran: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kalah dari Cheng Xing/Zhang Chi 21-14, 15-21, 13-21
-
Tunggal Putra: Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Yushi Tanaka 17-21, 12-21
-
Tunggal Putra: Alwi Farhan menang atas Li Shi Feng 21-10, 21-19
Secara keseluruhan, performa para wakil Indonesia di Swiss Open 2026 menunjukkan persaingan yang sangat ketat di level internasional. Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi penting bagi para atlet untuk meningkatkan performa pada turnamen berikutnya.