Yuki Kawamura – bergabung dengan Los Angeles Clippers menjelang bergulirnya NBA musim 2026-2027. Point guard asal Jepang tersebut mendapat kesempatan untuk memperjuangkan tempat di skuad Clippers melalui kontrak Exhibit 10.
Kehadiran Kawamura menambah perhatian terhadap pergerakan Clippers dalam membangun tim untuk musim baru. Terlebih, klub asal Los Angeles tersebut sebelumnya telah mencapai kesepakatan dengan pemain Jepang lainnya, Rui Hachimura.
Situasi itu membuka peluang bagi Kawamura dan Hachimura untuk bermain bersama di level klub. Keduanya sudah saling mengenal karena sama-sama membela tim nasional Jepang dalam kompetisi internasional.
Meski demikian, Kawamura masih harus melewati kamp pelatihan sebelum mengamankan tempat dalam skuad utama. Kontrak Exhibit 10 yang ia terima tidak memberikan jaminan posisi dalam roster reguler Clippers.
Yuki Kawamura Dapat Kesempatan Bersama Clippers
Los Angeles Clippers memberikan kontrak Exhibit 10 kepada Yuki Kawamura menjelang kamp pelatihan NBA 2026-2027. Kesepakatan tersebut menjadi kesempatan baru bagi pemain berusia 25 tahun itu untuk melanjutkan perjalanan kariernya di Amerika Serikat.
Kawamura bukan nama baru di lingkungan basket Amerika. Sebelumnya, ia sudah merasakan persaingan NBA dan NBA G League. Karena itu, pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting ketika menjalani persaingan dalam kamp pelatihan Clippers.
Di sisi lain, Clippers telah memiliki 14 pemain dengan kontrak standar dan terjamin. Kondisi tersebut membuat persaingan mendapatkan posisi dalam roster menjadi semakin ketat.
Namun, Kawamura masih memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuannya. Performa selama kamp pelatihan akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan langkah berikutnya.
Performa Yuki Kawamura di NBA Summer League 2026
Sebelum mendapatkan kesempatan bersama Clippers, Kawamura memperkuat Indiana Pacers dalam NBA Summer League 2026. Ia tampil dalam lima pertandingan dan menunjukkan kontribusi sebagai pengatur permainan.
Kawamura membukukan rata-rata 8,2 poin dalam turnamen tersebut. Selain itu, ia menghasilkan 4,8 assist serta 1,8 rebound dalam rata-rata 17,5 menit bermain setiap pertandingan.
Catatan tersebut memperlihatkan kemampuan Kawamura dalam mengatur serangan sekaligus menciptakan peluang bagi rekan setim. Meski memiliki postur yang relatif kecil untuk standar NBA, ia mengandalkan kecepatan, visi permainan, dan kemampuan distribusi bola.
Penampilan tersebut kemudian membuka kesempatan baru dalam perjalanan kariernya. Clippers memberikan ruang bagi Kawamura untuk bersaing dan membuktikan kemampuannya menjelang musim reguler.
Pengalaman Bersama Chicago Bulls dan NBA G League
Pada musim NBA 2025-2026, Kawamura sempat menjadi bagian dari Chicago Bulls melalui kontrak two-way. Ia mendapat kesempatan bermain dalam 18 pertandingan.
Selama periode tersebut, Kawamura mencatat rata-rata 3,4 poin, 2,6 assist, dan 1,8 rebound. Ia membukukan angka itu dalam rata-rata 11,6 menit bermain.
Kawamura juga mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama Windy City Bulls di NBA G League. Di kompetisi tersebut, performanya meningkat secara signifikan.
Dalam 11 pertandingan, ia menghasilkan rata-rata 18,7 poin, 11 assist, dan lima rebound. Catatan double-double tersebut menunjukkan kapasitas Kawamura sebagai pencetak angka sekaligus kreator serangan.
Performa di G League menjadi bukti bahwa Kawamura mampu memberikan kontribusi besar ketika memperoleh kesempatan bermain lebih panjang.

Yuki Kawamura beraksi di NBA
Perjalanan Yuki Kawamura Menuju NBA
Perjalanan Kawamura menuju NBA berlangsung melalui jalur yang tidak mudah. Namanya tidak masuk dalam daftar pemain yang terpilih pada NBA Draft 2023.
Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan upayanya mengejar kesempatan bermain di kompetisi basket paling bergengsi tersebut. Namanya semakin mendapat perhatian setelah membela Jepang pada Olimpiade Paris 2024.
Penampilan bersama tim nasional kemudian membantu membuka jalan menuju NBA. Memphis Grizzlies memberikan kesempatan kepada Kawamura pada musim 2024-2025.
Setelah itu, ia terus mencari peluang untuk bertahan di Amerika Serikat. Pengalaman bersama Grizzlies, Bulls, Windy City Bulls, dan Pacers Summer League akhirnya membawanya menuju kesempatan terbaru bersama Clippers.
Kontrak Exhibit 10 Jadi Jalan Kawamura
Kontrak Exhibit 10 yang diterima Kawamura merupakan kesepakatan tanpa jaminan. Artinya, Clippers masih dapat menentukan status sang pemain berdasarkan performanya selama persiapan musim.
Jenis kontrak tersebut juga dapat memberikan jalur menuju NBA G League. Apabila Clippers melepas Kawamura sebelum musim reguler dan ia memenuhi persyaratan bersama tim afiliasi G League, sang pemain dapat memperoleh bonus hingga 91 ribu dolar AS.
Selain itu, terdapat kemungkinan kontrak tersebut berubah menjadi kesepakatan two-way sesuai kebutuhan dan keputusan klub.
Oleh karena itu, kamp pelatihan akan menjadi periode penting bagi Kawamura. Ia perlu menunjukkan bahwa kemampuan mengatur permainan, kecepatan, dan kreativitasnya dapat memberikan nilai tambahan bagi Clippers.
Rui Hachimura Buka Peluang Duet Pemain Jepang
Kedatangan Kawamura semakin menarik karena Clippers sebelumnya telah mencapai kesepakatan dengan Rui Hachimura. Forward berusia 28 tahun tersebut menyetujui kontrak free agency selama dua tahun dengan nilai sekitar 28 juta dolar AS.
Hachimura sebelumnya bermain untuk Los Angeles Lakers. Dengan bergabung bersama Clippers, ia tetap melanjutkan kariernya di Los Angeles meski berpindah ke klub rival sekota.
Karier Hachimura di NBA memiliki perjalanan yang lebih panjang. Washington Wizards memilihnya pada urutan kesembilan dalam NBA Draft 2019. Sejak saat itu, ia membangun reputasi sebagai forward yang mampu memberikan kontribusi di kedua sisi lapangan.
Jika Kawamura berhasil mengamankan tempat dalam roster, Clippers berpeluang memiliki dua pemain Jepang dalam skuad NBA 2026-2027.
Kombinasi tersebut juga akan menjadi perhatian penggemar basket Jepang. Selain membawa nilai penting bagi perkembangan basket negara tersebut, keberadaan Kawamura dan Hachimura dalam satu tim dapat memperbesar sorotan terhadap Clippers di kawasan Asia.
Namun, status Kawamura belum sepenuhnya aman. Ia masih harus membuktikan kualitasnya selama kamp pelatihan. Persaingan mendapatkan tempat dalam roster menjadi tantangan utama yang harus ia hadapi sebelum musim NBA 2026-2027 dimulai.