Perampokan SPBU Bekasi – Peristiwa perampokan terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aksi kriminal tersebut dilakukan oleh sekelompok pelaku yang memanfaatkan situasi sepi pada dini hari untuk melancarkan aksinya. Dengan menggunakan pistol yang belakangan di ketahui hanya pistol mainan, para pelaku berhasil membawa kabur uang sekitar Rp130 juta yang tersimpan di dalam brankas.
Peristiwa ini terjadi di SPBU 34.17604 yang berlokasi di Kebalen, RT 001/002, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan. Kejadian berlangsung pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan informasi sementara, pelaku di perkirakan berjumlah empat orang dan beraksi dengan cepat sehingga tidak memberi kesempatan bagi para karyawan untuk melakukan perlawanan berarti.
Kronologi Perampokan di SPBU Babelan
Para pelaku di duga memasuki area SPBU melalui bagian belakang bangunan. Cara ini di pilih untuk menghindari pengawasan dari area depan yang lebih terbuka. Setelah berhasil masuk, para pelaku menuju area mess tempat para karyawan SPBU beristirahat.
Untuk menjalankan aksinya, pelaku merusak pintu mess terlebih dahulu. Setelah berhasil masuk, mereka langsung mengancam para karyawan menggunakan senjata tajam serta sebuah besi panjang. Ancaman tersebut membuat para karyawan tidak dapat bergerak bebas.
Dengan kondisi korban yang telah di kuasai, para pelaku kemudian memaksa mereka untuk menunjukkan lokasi penyimpanan uang di dalam brankas. Situasi berlangsung cukup cepat karena para pelaku tampak sudah memiliki rencana yang matang sebelum melakukan aksi tersebut.
Para Karyawan SPBU Dilumpuhkan dan Diikat
Dalam kejadian tersebut, beberapa karyawan mengalami kekerasan fisik saat mencoba melakukan perlawanan. Salah satu korban yang berinisial M (62) sempat berusaha melawan para pelaku, namun akhirnya mengalami luka di bagian tangan kiri. Setelah itu, korban di ikat menggunakan lakban agar tidak dapat bergerak.
Selain itu, korban lainnya yang berinisial B (49) juga mengalami tindakan kekerasan berupa tendangan dan pukulan dari para pelaku. Sementara itu, tiga karyawan lain yakni A (24), M (44), dan H (53) di paksa untuk tetap diam dengan cara menutup kepala mereka menggunakan selimut.
Para korban kemudian di ikat menggunakan berbagai benda seperti kabel, lakban, dan tali rafia. Tindakan tersebut di lakukan untuk memastikan para karyawan tidak dapat menghubungi pihak luar atau meminta bantuan selama aksi perampokan berlangsung.

Foto: SPBU di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jabar jadi sasaran perampokan. Lima pegawai SPBU sempat di sekap. Pelaku di duga empat orang.
Brankas SPBU Dirusak dan Uang Ratusan Juta Dibawa Kabur
Setelah para karyawan berhasil di lumpuhkan, pelaku langsung menuju ruangan tempat penyimpanan uang. Mereka kemudian merusak brankas besi yang berada di dalam area SPBU untuk mengambil uang yang tersimpan di dalamnya.
Menurut keterangan kepolisian, jumlah uang yang berhasil di bawa kabur oleh para pelaku di perkirakan mencapai sekitar Rp130 juta. Proses pembobolan brankas hingga pelaku meninggalkan lokasi di perkirakan berlangsung sekitar 30 menit.
Usai mendapatkan uang tersebut, para pelaku segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga saat ini belum di ketahui secara pasti kendaraan yang di gunakan oleh para pelaku untuk melarikan diri.
Polisi Lakukan Penyelidikan dan Olah TKP
Pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi segera melakukan tindakan setelah menerima laporan dari masyarakat. Laporan tersebut masuk melalui layanan darurat call center 110 Polri sekitar pukul 03.20 WIB.
Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang di duga di gunakan oleh para pelaku selama melakukan aksi perampokan.
Beberapa barang bukti yang di temukan antara lain sebuah brankas besi yang telah di rusak, pistol mainan yang di gunakan untuk mengancam korban, lakban hitam, kabel, serta sebuah tangga. Tangga tersebut di duga di pakai pelaku untuk mempermudah akses masuk melalui bagian belakang area SPBU.
Upaya Polisi Mengejar Pelaku
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku. Berbagai langkah investigasi dilakukan, termasuk pengumpulan keterangan dari para korban dan pemeriksaan barang bukti yang di temukan di lokasi.
Selain itu, polisi juga berupaya menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut di harapkan dapat membantu mengidentifikasi para pelaku dan mempermudah proses pengejaran.
Kasus perampokan ini menjadi perhatian karena pelaku berani melakukan aksi kriminal dengan menggunakan pistol mainan namun tetap berhasil mengintimidasi korban. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada aparat keamanan.