Honda Stylo 160 Arjuno menjadi salah satu karya modifikasi yang paling menarik perhatian pengunjung Jakarta Fair 2026. Di tengah banyaknya kendaraan baru yang tampil dalam pameran tersebut, motor ini justru mencuri perhatian bukan karena kapasitas mesin besar, melainkan karena perubahan desain yang sangat berbeda dari versi standar.

Motor hasil kreasi Vulla Hendrata, builder asal Malang, Jawa Timur, tersebut berhasil berubah menjadi karya seni otomotif dengan konsep neo boardtracker. Melalui proses pengerjaan yang detail, Honda Stylo 160 tidak lagi terlihat seperti skutik perkotaan biasa. Sebaliknya, motor ini menghadirkan karakter klasik yang berpadu dengan teknologi modern.

Selain tampil menarik secara visual, Arjuno juga membuktikan kemampuan builder Indonesia dalam menciptakan kendaraan modifikasi yang mampu bersaing di tingkat internasional. Bahkan, karya tersebut telah tampil di Jepang dan membawa pulang penghargaan bergengsi dari ajang modifikasi dunia.

Perubahan Drastis Honda Stylo 160 Dengan Konsep Neo Boardtracker

Vulla Hendrata sudah cukup dikenal dalam dunia modifikasi Tanah Air. Sebelumnya, ia mengikuti program Honda Dream Ride Project 2025 yang memberikan tantangan untuk mengembangkan Honda Stylo 160 dengan aturan tidak mengubah struktur utama rangka dan mesin.

Melalui tantangan tersebut, Vulla menemukan ruang besar untuk berkreasi. Ia kemudian mengubah berbagai bagian motor, mulai dari bodi, rangka pendukung, kaki-kaki, hingga komponen pendukung lainnya. Hasil akhirnya membuat Honda Stylo 160 tampil dengan identitas baru yang jauh berbeda dari model produksi massal.

Konsep neo boardtracker menjadi pilihan utama dalam membangun karakter Arjuno. Gaya tersebut menggabungkan nuansa motor balap klasik awal abad ke-20 dengan elemen modern sehingga menghasilkan tampilan yang unik.

Tidak hanya itu, bagian bodi juga mendapatkan perhatian khusus. Vulla menggunakan aluminium custom dengan kombinasi finishing hairline, gold leaf, dan pinstripe. Detail tersebut memberikan kesan eksklusif sekaligus memperlihatkan tingkat ketelitian tinggi dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, bagian rangka standar berhasil disamarkan menggunakan custom cub frame serta cover frame berbahan aluminium. Dengan perubahan tersebut, tampilan Honda Stylo 160 menjadi lebih berkarakter tanpa kehilangan kemampuan berkendara.

Honda Stylo 160 Arjuno

Modifikasi Honda Stylo 160 Arjuno yang tampil ekstrem hadir Jakarta Fair 2026.

Detail Premium Membuat Arjuno Berbeda Dari Skutik Biasa

Pada sektor kaki-kaki, Honda Stylo 160 Arjuno menggunakan berbagai komponen khusus. Motor ini memakai ban Yokohama Tires berukuran 105/70-16 pada bagian depan dan belakang. Kemudian, ban tersebut di padukan dengan velg Rossi Custom yang mendapatkan proses milling serta polishing.

Selain menggunakan velg khusus, sistem suspensi juga mengalami peningkatan besar. Bagian depan memakai suspensi girder custom yang menjadi ciri khas motor boardtracker klasik. Di sisi lain, suspensi belakang menggunakan shock aftermarket berukuran 310 mm untuk menjaga kenyamanan saat di gunakan.

Area kokpit turut mengalami perubahan dengan penggunaan racing handle bar custom, triple clamp khusus, dan hand grip berbahan kulit. Tidak berhenti sampai di sana, bagian jok juga menggunakan material kulit custom yang semakin memperkuat nuansa klasik.

Berbagai detail kecil turut memperlihatkan keseriusan Vulla dalam membangun Arjuno. Beberapa komponen menggunakan material brass atau kuningan, seperti intake velocity, collar wheel, girder adjuster, hingga sejumlah ornamen tambahan.

Menariknya, Vulla tidak hanya mengejar tampilan. Ia juga memasang sistem turbocharger custom yang berfungsi dengan baik. Dengan demikian, motor ini tetap memiliki unsur performa meskipun membawa konsep modifikasi ekstrem.

Walaupun mengalami perubahan besar, Arjuno masih mempertahankan beberapa fitur utama Honda Stylo 160. Lampu depan misalnya, tetap menggunakan bentuk asli dengan tambahan sistem LED turn signal.

Honda Stylo 160 Arjuno Bawa Nama Indonesia ke Panggung Dunia

Keunikan desain Arjuno membuat motor ini terpilih untuk mewakili Indonesia dalam Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Jepang. Ajang tersebut menjadi salah satu tempat berkumpulnya karya kendaraan kustom terbaik dari berbagai negara.

Pada pameran tersebut, Arjuno tampil berbeda di bandingkan peserta lain. Jika sebagian besar motor menggunakan basis chopper, bobber, atau tracker, karya Vulla justru hadir sebagai satu-satunya skutik dengan konsep boardtracker klasik.

Keberanian menggabungkan skuter matik modern dengan gaya motor balap klasik berhasil menarik perhatian para juri. Hasilnya, Arjuno memperoleh Cool Pick Award sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kualitas pengerjaan.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena Vulla masih tergolong builder muda yang baru memasuki panggung internasional. Meskipun demikian, hasil karyanya mampu bersaing dengan builder berpengalaman dari berbagai negara.

Setelah sukses di Jepang, perjalanan Arjuno berlanjut di Indonesia. Motor ini kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Kustomfest 2025.

Kini, Honda Stylo 160 Arjuno menjalani perjalanan pameran ke berbagai daerah di Indonesia. Jakarta Fair 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung detail pengerjaan motor tersebut.

Pada akhirnya, Arjuno menunjukkan bahwa kreativitas builder Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing secara global. Perpaduan antara desain klasik, teknologi modern, serta pengerjaan detail menjadikan motor ini bukan hanya kendaraan modifikasi, tetapi juga karya seni otomotif.