Raphinha – menjadi salah satu pusat perhatian ketika Barcelona mencatat kemenangan besar atas Racing Santander pada lanjutan LaLiga 2026/27. Penyerang asal Brasil tersebut membukukan tiga gol dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 7-2 di Spotify Camp Nou, Kamis (17/9/2026) waktu setempat.
Hasil tersebut melanjutkan produktivitas tinggi Barcelona pada awal kompetisi. Selain mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan, skuad asuhan Hansi Flick menunjukkan permainan menyerang yang agresif sejak laga dimulai.
Namun, Flick tidak hanya melihat jumlah gol maupun kontribusi individu pemain. Pelatih asal Jerman itu justru memberikan perhatian khusus terhadap karakter dan mentalitas yang ditunjukkan Raphinha. Menurutnya, pemain berusia 29 tahun tersebut mempunyai sikap yang sesuai dengan nilai yang ingin ia bangun bersama Barcelona.
Raphinha Dapat Apresiasi dari Hansi Flick
Hat-trick ke gawang Racing membuat Raphinha memiliki peran besar dalam kemenangan Barcelona. Meski demikian, Flick menilai kontribusi sang winger tidak sebatas pada kemampuannya mencetak gol.
Flick mengapresiasi cara Raphinha menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari tim. Ia juga menyukai karakter pemain Brasil tersebut dalam kesehariannya di luar pertandingan.
Bagi Flick, sikap seperti itu memiliki arti penting dalam membangun sebuah tim yang kompetitif. Kemampuan individu memang dapat memberikan keuntungan, tetapi kerja sama seluruh anggota skuad tetap menjadi fondasi utama.
Pelatih Barcelona itu menekankan bahwa setiap pemain perlu mempunyai keinginan untuk membantu rekannya. Mentalitas kolektif tersebut menjadi salah satu aspek yang terus ia tanamkan kepada para pemain Blaugrana.
Pandangan itu juga menggambarkan pendekatan Flick dalam mengelola skuad. Ia tidak hanya menuntut kualitas teknis, tetapi juga menginginkan pemain yang mampu menempatkan kepentingan tim sebagai prioritas.
Produktivitas Barcelona Terus Meningkat
Kemenangan 7-2 sekaligus memperlihatkan ketajaman lini serang Barcelona pada awal musim LaLiga 2026/27. Setelah menjalani enam pertandingan liga, Blaugrana sudah menghasilkan 28 gol.
Catatan tersebut membuat Flick puas dengan keberanian para pemain dalam menjalankan strategi menyerang. Ia melihat timnya mampu menjaga intensitas serta menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
Walaupun demikian, kemenangan dengan margin besar belum membuat Flick sepenuhnya puas. Ia masih menemukan sejumlah bagian permainan yang membutuhkan pembenahan.
Salah satunya berkaitan dengan konsentrasi pemain. Racing mampu mencetak dua gol ketika Barcelona memberikan ruang kepada lawan untuk mengembangkan serangan.
Flick ingin skuadnya belajar dari situasi tersebut. Menurutnya, penurunan fokus dapat membuka kesempatan bagi lawan untuk memberikan tekanan, meskipun Barcelona sedang mengendalikan jalannya laga.
Karena itu, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan menjadi pekerjaan berikutnya bagi Blaugrana. Flick berharap timnya tidak kehilangan disiplin ketika sudah berada dalam posisi unggul.

Penyerang Barcelona, ??Raphinha, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Feyenoord di Stadion Camp Nou, Barcelona, ??pada 9 September 2026.
Flick Tak Persoalkan Kesalahan Szczesny
Selain membahas Raphinha dan permainan tim, Flick turut menanggapi performa Wojciech Szczesny. Kiper asal Polandia itu melakukan kesalahan yang kemudian memberi kesempatan kepada Racing untuk mencetak gol.
Namun, Flick tidak menunjukkan kekhawatiran berlebihan. Ia memahami bahwa kesalahan dapat terjadi kepada setiap pemain selama pertandingan.
Menurut Flick, Szczesny sebenarnya mempunyai peluang untuk mengambil keputusan yang lebih baik dalam situasi tersebut. Akan tetapi, ia tidak ingin menjadikan satu kesalahan sebagai persoalan besar.
Respons tersebut menunjukkan Flick tetap memberikan kepercayaan kepada pemainnya. Ia memilih menjadikan kesalahan sebagai bahan evaluasi daripada memberikan tekanan tambahan kepada penjaga gawang Barcelona.
Barcelona Tunggu Kondisi Joan Garcia
Di tengah kemenangan besar tersebut, Barcelona juga menghadapi kabar kurang menyenangkan dari sektor penjaga gawang. Joan Garcia tidak melanjutkan pertandingan setelah jeda.
Flick menjelaskan bahwa Garcia merasakan gangguan pada bagian lutut. Kondisi itu membuat tim mengambil keputusan untuk tidak memaksanya melanjutkan pertandingan.
Barcelona belum dapat memastikan tingkat masalah yang dialami sang kiper. Tim medis masih perlu melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisinya.
Dengan demikian, Blaugrana harus menunggu hasil tes sebelum menentukan langkah berikutnya. Pemeriksaan tersebut juga akan menentukan apakah Garcia membutuhkan waktu pemulihan atau dapat kembali memperkuat tim dalam waktu dekat.
Terlepas dari kondisi Garcia, kemenangan atas Racing memberikan tambahan momentum bagi Barcelona dalam mengarungi LaLiga 2026/27. Ketajaman lini serang, hat-trick Raphinha, serta mentalitas kolektif menjadi sejumlah hal positif yang muncul dari pertandingan tersebut.
Namun, Flick tetap menuntut perbaikan. Produktivitas gol yang tinggi perlu berjalan beriringan dengan konsentrasi dan disiplin sepanjang pertandingan agar Barcelona mampu mempertahankan performanya dalam persaingan musim ini.