Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengamankan tiket menuju perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Pasangan Indonesia tersebut melewati pertandingan sengit tiga gim saat menghadapi wakil Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju.

Bermain di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Kamis (20/8/2026), Fajar/Fikri harus bekerja keras selama 62 menit. Mereka akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 21-15, 14-21, 21-12.

Hasil tersebut memastikan langkah Fajar/Fikri berlanjut ke babak delapan besar. Meski sempat kehilangan gim kedua, keduanya mampu mengembalikan kendali pertandingan pada gim penentuan.

Fajar/Fikri Bangkit Setelah Tertinggal di Gim Pertama

Fajar/Fikri tidak langsung mendapatkan permainan terbaik ketika pertandingan dimulai. Kang/Ki mampu memberikan tekanan dan membuat pasangan Indonesia tertinggal 6-9.

Situasi tersebut tidak membuat Fajar/Fikri kehilangan ketenangan. Mereka perlahan memperbaiki permainan dan mulai mengejar perolehan angka lawan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Fajar/Fikri membalikkan keadaan menjadi 11-10 saat interval.

Setelah jeda, persaingan kedua pasangan berlangsung semakin ketat. Kang/Ki berusaha mempertahankan peluang dan berhasil mendekat hingga kedudukan 15-16.

Namun, Fajar/Fikri mampu meningkatkan tekanan pada momen penting. Mereka tampil lebih efektif ketika memasuki fase akhir gim pertama.

Pasangan Indonesia kemudian membukukan lima angka secara beruntun. Rangkaian poin tersebut sekaligus mengakhiri perlawanan Kang/Ki pada gim pembuka dengan skor 21-15.

Kang/Ki Paksa Pertandingan Berlanjut ke Gim Ketiga

Memasuki gim kedua, jalannya pertandingan berubah. Kang/Ki tampil lebih agresif sejak awal dan langsung mengumpulkan enam poin tanpa balas.

Keunggulan tersebut membuat pasangan Korea Selatan semakin percaya diri. Sementara itu, Fajar/Fikri harus bekerja keras untuk keluar dari tekanan lawan.

Kang/Ki tetap menjaga keunggulan hingga interval dengan skor 11-5. Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Fajar/Fikri berusaha memangkas selisih angka.

Pasangan Indonesia sempat mendapatkan momentum dan mendekat hingga 14-18. Akan tetapi, Kang/Ki tidak memberikan kesempatan bagi lawannya untuk membalikkan situasi.

Tiga angka berikutnya berhasil diamankan pasangan Korea Selatan. Kang/Ki pun merebut gim kedua dengan kemenangan 21-14. Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga.

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri lolos ke perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri.

Fajar/Fikri Kuasai Gim Penentuan

Fajar/Fikri kembali menunjukkan permainan solid ketika memasuki gim terakhir. Berbeda dari gim sebelumnya, pasangan Indonesia mampu mengontrol pertandingan sejak fase awal.

Mereka berhasil membangun keunggulan dan mencapai interval dengan skor 11-6. Posisi tersebut memberikan keuntungan besar bagi Fajar/Fikri untuk mengatur tempo permainan setelah jeda.

Kang/Ki mencoba memberikan perlawanan untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, Fajar/Fikri tidak membiarkan pasangan Korea Selatan mengembangkan permainan seperti pada gim kedua.

Selepas interval, Fajar/Fikri terus menambah angka dan menjaga jarak dengan lawannya. Kang/Ki hanya mampu mengumpulkan enam poin tambahan hingga pertandingan berakhir.

Fajar/Fikri akhirnya memastikan kemenangan pada gim ketiga dengan skor meyakinkan 21-12. Mereka menutup pertandingan setelah bertarung selama 62 menit.

Kemenangan tersebut membawa Fajar/Fikri masuk ke jajaran delapan pasangan terbaik pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

Tantangan Wakil Taiwan Menanti di Perempat Final

Perjalanan Fajar/Fikri selanjutnya akan berlanjut menghadapi pasangan Taiwan, Lee Jhe-huei/Yang Po-Hsuan. Pertandingan tersebut akan menentukan siapa yang berhak mendapatkan tiket menuju semifinal.

Lee/Yang melaju ke perempat final setelah mengalahkan wakil Indonesia lainnya. Mereka sebelumnya menyingkirkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Dengan demikian, Fajar/Fikri menjadi tumpuan Indonesia untuk menghadapi pasangan Taiwan tersebut. Pertandingan babak delapan besar juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju perebutan medali.

Putri Kusuma Wardani Terhenti di 16 Besar

Sementara itu, hasil berbeda didapat Putri Kusuma Wardani dari sektor tunggal putri. Langkah wakil Indonesia tersebut harus berakhir pada babak 16 besar.

Putri menghadapi pemain Denmark, Line Christophersen. Pertandingan berlangsung selama 37 menit dengan dua gim langsung.

Pada gim pertama, Putri berusaha memberikan perlawanan ketat. Namun, Christophersen mampu menjaga keunggulan dan menyelesaikan gim tersebut dengan skor 21-18.

Putri kembali mencoba membalikkan keadaan pada gim berikutnya. Sayangnya, wakil Denmark mampu mempertahankan konsistensi permainan hingga penghujung pertandingan.

Christophersen akhirnya merebut gim kedua dengan skor 21-17. Kekalahan dua gim langsung tersebut membuat Putri gagal mengikuti jejak Fajar/Fikri menuju babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.