Wisata Sungai Mahakam – menjadi salah satu daya tarik yang patut masuk agenda perjalanan saat berkunjung ke Samarinda, Kalimantan Timur. Sungai yang membentang panjang ini tidak hanya memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat. Mahakam juga menawarkan beragam aktivitas wisata dengan panorama khas tepian sungai.

Sungai Mahakam sejak lama menjadi bagian penting dalam aktivitas transportasi dan ekonomi masyarakat Kalimantan Timur. Berbagai jenis kapal melintasi alirannya setiap hari. Pemandangan tersebut menciptakan karakter tersendiri yang membedakan Samarinda dengan sejumlah kota lain di Indonesia.

Kini, kawasan di sekitar Mahakam terus berkembang sebagai tujuan rekreasi. Wisatawan dapat menyusuri sungai menggunakan kapal, bersantai di ruang publik, menikmati taman lampion, hingga melihat aliran Mahakam dari ketinggian.

Bahkan, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Pulau Kumala di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berikut lima pilihan tempat dan aktivitas yang bisa menjadi referensi untuk menikmati pesona Sungai Mahakam.

1. Menikmati Panorama Lewat Susur Sungai Mahakam

Salah satu cara menarik untuk mengenal Mahakam lebih dekat adalah mengikuti perjalanan susur sungai. Aktivitas ini memungkinkan wisatawan menikmati suasana Samarinda langsung dari atas kapal.

Sejumlah kapal kayu bertingkat melayani perjalanan wisata tersebut. Beberapa di antaranya adalah Pesut Kita, Pesut Mahakam, Pesut Etam, Pesut Mahkota, serta Pesut Bentong.

Pilihan rutenya juga cukup beragam. Wisatawan yang tidak memiliki banyak waktu dapat mengambil perjalanan pendek di sekitar Samarinda. Rute tersebut antara lain melewati kawasan Jembatan Mahakam hingga Big Mall.

Sementara itu, perjalanan yang lebih panjang dapat mengarah ke Kutai Lama maupun Tenggarong. Rute tersebut cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana Mahakam lebih lama.

Sore hari menjadi salah satu waktu menarik untuk memulai perjalanan. Wisatawan bisa menikmati perubahan warna langit menjelang matahari terbenam. Dari kapal, panorama Islamic Center dan sejumlah jembatan juga dapat terlihat.

Ketika malam mulai tiba, lampu di kawasan perkotaan menciptakan suasana berbeda. Pengunjung bahkan berpeluang melihat pesut mahakam muncul ke permukaan apabila beruntung.

Untuk perjalanan reguler di kawasan Samarinda, tarifnya berada pada kisaran Rp25.000 sampai Rp50.000 per orang.

2. Bersantai di Tepian Sungai melalui Teras Samarinda

Pengunjung yang ingin menikmati Mahakam tanpa menaiki kapal dapat mendatangi Teras Samarinda. Ruang publik ini berada di kawasan Jalan Gajah Mada dan menghadap langsung ke sungai.

Konsep terbuka membuat pengunjung bisa menikmati pemandangan kapal yang melintas sembari merasakan angin dari arah perairan. Kawasan ini cocok untuk bersantai setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.

Salah satu bagian menariknya adalah area pelataran yang luas. Terdapat pula susunan anak tangga menuju tepian sungai yang dapat digunakan sebagai tempat duduk.

Pengelola juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi pengunjung. Di antaranya terdapat toilet, mushola, dan powder room. Beberapa fasilitas juga dirancang agar lebih mudah digunakan penyandang disabilitas.

Selain menikmati panorama, wisatawan dapat mencicipi beragam makanan dari pelaku UMKM. Suasana sore di tempat ini semakin menarik dengan pemandangan aktivitas Sungai Mahakam.

3. Menikmati Malam di Mahakam Lampion Garden

Pilihan berikutnya adalah Mahakam Lampion Garden atau MLG yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 75. Tempat rekreasi ini menawarkan kombinasi taman cahaya, wahana hiburan, serta pilihan kuliner.

Beragam bentuk lampion menjadi daya tarik utama pada malam hari. Pengunjung dapat menemukan beberapa zona dengan konsep berbeda.

Salah satunya menghadirkan miniatur sejumlah ikon terkenal dunia, termasuk Menara Eiffel dan Menara Pisa. Ada pula zona bertema akuatik yang menampilkan lampion di atas permukaan air.

Tidak hanya berburu foto, wisatawan dapat mencoba berbagai aktivitas lainnya. Beberapa pilihan yang tersedia meliputi Funtech, Sinema 4D, hingga Petting Zoo.

Setelah menikmati wahana, pengunjung dapat menuju Mahakam Riverside Market atau Marimar. Area kuliner terbuka tersebut menawarkan suasana santai di dekat Sungai Mahakam. Pada waktu tertentu, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan musik secara langsung.

Harga tiket masuk Mahakam Lampion Garden sekitar Rp15.000 pada hari biasa. Sementara pada akhir pekan, tarifnya sekitar Rp20.000.

Pemandangan wisata Sungai Mahakam di Samarinda Kalimantan Timur

Sungai Mahakam di lihat dari Bukit Steling.

4. Melihat Sungai Mahakam dari Bukit Steling

Panorama Mahakam tidak hanya menarik ketika di nikmati dari tepian atau atas kapal. Wisatawan juga bisa melihat bentangannya dari Bukit Steling di kawasan Selili.

Bukit ini dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang menyukai aktivitas ringan di alam terbuka. Jalur menuju puncaknya relatif singkat. Pendaki pemula umumnya membutuhkan sekitar 15 sampai 30 menit untuk mencapai bagian atas.

Dengan ketinggian sekitar 117 meter, Bukit Steling menawarkan panorama luas Kota Samarinda. Dari titik tersebut, aliran Mahakam terlihat membelah kawasan perkotaan.

Kapal besar dan ponton yang melintas menjadi bagian menarik dari pemandangan. Dari kejauhan, kapal-kapal tersebut tampak kecil di tengah bentangan sungai.

Menjelang malam juga menjadi waktu yang menarik untuk berkunjung. Lampu perkotaan mulai menyala dan menghadirkan panorama Samarinda dari ketinggian. Untuk memasuki kawasan Bukit Steling, pengunjung dikenai tiket sekitar Rp5.000.

5. Menyeberang ke Pulau Kumala

Perjalanan menikmati Sungai Mahakam dapat di perluas hingga Kabupaten Kutai Kartanegara. Di wilayah ini terdapat Pulau Kumala, sebuah daratan delta yang berada di tengah aliran sungai.

Salah satu akses menuju Pulau Kumala adalah Jembatan Repo-Repo. Jembatan sepanjang sekitar 230 meter tersebut dapat di lintasi dengan berjalan kaki. Bagian pagarnya juga di kenal dengan deretan gembok yang di pasang pengunjung.

Pulau Kumala memiliki hubungan erat dengan cerita lokal tentang Putri Kumala dan Lembuswana. Keberadaan patung Lembuswana menjadi salah satu ikon yang dapat di temukan di kawasan tersebut.

Setelah tiba di pulau, wisatawan dapat menjelajahi area menggunakan sepeda listrik. Pengunjung juga bisa melihat Rumah Lamin yang menampilkan karakter arsitektur tradisional Dayak.

Selain itu, tepian pulau menjadi tempat menarik untuk menikmati bentangan Mahakam. Kawasan ini memberikan pengalaman berbeda karena wisatawan berada di daratan yang di kelilingi aliran sungai.

Tiket masuk Pulau Kumala sekitar Rp10.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp5.000 bagi anak-anak. Kawasan wisata tersebut beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 17.00 Wita.

Sungai Mahakam Menawarkan Beragam Pilihan Wisata

Sungai Mahakam bukan hanya jalur perairan penting bagi masyarakat Kalimantan Timur. Keberadaannya juga memberikan potensi besar bagi sektor pariwisata Samarinda dan wilayah sekitarnya.

Wisatawan dapat memilih pengalaman sesuai keinginan. Susur sungai cocok untuk menikmati aktivitas Mahakam dari dekat. Sementara Teras Samarinda menawarkan suasana santai tanpa harus meninggalkan pusat kota.

Mahakam Lampion Garden dapat menjadi tujuan rekreasi malam bersama keluarga. Adapun Bukit Steling menawarkan panorama sungai dari ketinggian. Perjalanan kemudian bisa dilengkapi dengan mengunjungi Pulau Kumala untuk menikmati wisata alam dan budaya.

Beragam pilihan tersebut membuat Sungai Mahakam layak menjadi salah satu tujuan ketika menjelajahi Kalimantan Timur. Namun, harga tiket, jadwal operasional, dan layanan wisata dapat berubah. Karena itu, wisatawan sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum berkunjung.