Campus League 2026 – Persaingan bola basket antarperguruan tinggi memasuki puncaknya. Institut Perbanas Jakarta dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berhasil mengamankan tiket menuju partai final Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1. Kedua tim kini hanya berjarak satu kemenangan dari gelar juara nasional sekaligus kesempatan tampil di ajang Asian University Basketball League (AUBL).
Keberhasilan tersebut lahir melalui perjuangan keras di babak semifinal yang berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten. Perbanas dan UKSW menunjukkan mental juara, ketangguhan, serta kualitas permainan yang konsisten demi menjaga asa meraih prestasi tertinggi.
Perbanas Bangkit dan Tundukkan Tuan Rumah
Institut Perbanas Jakarta harus menghadapi tantangan berat ketika bertemu tuan rumah UPH. Dukungan penuh dari publik kampus membuat UPH tampil agresif sejak awal pertandingan. Perbanas bahkan sempat tertinggal pada kuarter pertama.
Namun, kondisi tersebut tidak menggoyahkan semangat para pemain. Mereka memperbaiki ritme permainan, meningkatkan intensitas pertahanan, dan mulai menemukan celah dalam skema lawan. Momentum kebangkitan hadir pada kuarter ketiga ketika Perbanas berhasil membalikkan keadaan.
Hasil kerja keras tersebut membawa Perbanas meraih kemenangan dengan skor 59-50 sekaligus memastikan langkah menuju final.
Shooting guard Perbanas, Zaky Al Hakim, mengungkapkan rasa syukur atas hasil positif tersebut. Menurutnya, dukungan dari banyak pihak menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.
Meski demikian, Zaky mengingatkan bahwa kemenangan semifinal belum menyelesaikan misi tim. Fokus utama Perbanas tetap tertuju pada partai final demi mewujudkan target menjadi juara Campus League 2026.
Disiplin Menjadi Modal Utama Perbanas
Pelatih Perbanas, Zulfahrizal, menilai anak asuhnya masih memiliki sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian sebelum tampil di laga puncak.
Ia menekankan pentingnya disiplin dalam menjaga organisasi permainan. Menurutnya, keseimbangan antara pertahanan dan serangan akan menentukan peluang tim dalam meraih gelar juara.
Perbanas juga perlu menjaga konsentrasi selama empat kuarter agar tidak kehilangan momentum seperti yang sempat terjadi pada semifinal. Dengan persiapan yang matang, mereka optimistis mampu memberikan penampilan terbaik di final.
UKSW Melangkah Pasti ke Partai Puncak
Di semifinal lainnya, UKSW berhasil mengatasi perlawanan Universitas Surabaya (UBAYA). Pertandingan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama menunjukkan semangat tinggi untuk mencapai final.
UKSW akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 63-55. Kemenangan tersebut memperlihatkan kedewasaan permainan dan kemampuan tim dalam mengendalikan tekanan pada momen-momen penting.
Keberhasilan UKSW menembus final sekaligus membuka peluang besar untuk mengukir prestasi baru di tingkat nasional maupun regional melalui tiket menuju AUBL.

Universitas Kristen Sayta Wacana (UKSW) saat menghadapi Universitas Surabaya pada semifinal kategori putra Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (12/6/2026). UKSW menang dengan skor 63-55.
Final Putri Hadirkan Duel SCU dan UBAYA
Persaingan sengit juga terjadi pada sektor putri. Soegijapranata Catholic University (SCU) tampil dominan ketika menghadapi UKSW. SCU mengamankan kemenangan telak 67-23 dan melaju dengan penuh percaya diri ke partai final.
Sementara itu, UBAYA berhasil menghentikan langkah UPH dengan skor meyakinkan 81-50. Penampilan solid sejak pertengahan pertandingan membawa mereka mengontrol jalannya laga hingga peluit akhir berbunyi.
Kapten tim putri UBAYA, Mayviana Lysandra Tandiono, menyebut semangat kebersamaan sebagai faktor utama keberhasilan tim. Ia mengakui bahwa ketegangan sempat memengaruhi permainan pada awal pertandingan. Namun, seluruh pemain mampu mengendalikan emosi dan bangkit pada kuarter ketiga.
Menurutnya, kekompakan dan saling mendukung membuat UBAYA mampu memperlebar keunggulan dan menjaga konsistensi permainan.
Final Diprediksi Berjalan Ketat
Pelatih UBAYA, Wellyanto Pribadi, memprediksi laga final melawan SCU akan berlangsung seimbang. Kedua tim sudah mengenal karakter permainan masing-masing setelah pernah bertemu dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025.
Ia menilai peluang juara terbuka sama besar bagi kedua tim. Oleh karena itu, disiplin serta fokus dalam bertahan menjadi aspek yang wajib dijaga sepanjang pertandingan.
Situasi serupa juga akan terjadi pada final putra. Perbanas dan UKSW memiliki motivasi besar untuk mencatatkan sejarah sebagai juara perdana Campus League 2026.
Campus League 2026 Jadi Panggung Pembuktian Basket Mahasiswa
Partai final Campus League 2026 bukan sekadar perebutan trofi. Ajang ini menjadi panggung pembuktian kualitas bola basket mahasiswa Indonesia sekaligus gerbang menuju kompetisi tingkat Asia.
Perbanas dan UKSW akan saling beradu strategi demi merebut gelar putra, sedangkan SCU dan UBAYA siap menyajikan pertarungan terbaik pada sektor putri. Dengan semangat kompetitif dan dukungan para pendukung, final Campus League 2026 berpotensi menghadirkan pertandingan penuh drama, emosi, dan inspirasi bagi perkembangan olahraga basket kampus di Indonesia.